Cari Blog Ini


TAWURAN PELAJAR

Tawuran merupakan bentuk kekerasan antar geng sekolah dalam masyarakat di Indonesia. Tawuran antar pelajar banyak terjadi di Indonesia. Tawuran pelajar dianggap lumrah oleh masyarakat Indonesia karena sering terjadinya tawuran tersebut. Tawuran pelajar sering terjadi di kota-kota besar yang seharusya memiliki masyarakat dengan peradaban yang lebih maju. Para pelajar yang sering melakukan aksi tawuran tersebut lebih senang melakukan perkelahian di luar sekolah daripada masuk kelas pada kegiatan belajar mengajar. Tawuran tidak mungkin terjadi jika tidak ada penyebabnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pelajar sehingga dapat melakukan aksi tawuran dengan pelajar yang lain.
Faktor penyebab terjadinya tawuran pelajar di Indonesia antara lain, faktor keluarga yang dapat menjadi penyebab terjadinya tawuran antar pelajar di Indonesia seperti adanya orang tua yang otoriter, dalam pengasuhan yang dipenuhi tindakan kekerasan terhadap anak. Kurang kasih sayang dari orang tua, atau hubungan orang tua yang sedang tidak harmonis. Selain faktor keluarga juga terdapat faktor sekolah yang menyebabkan tawuran pelajar seperti kualitas pelajaran yang tidak begitu memadai dan kurang menunjang proses belajar, atau guru yang lebih berperan sebagai pelaksana aturan dan sebagai penghukum. Selain itu, juga terdapat faktor lingkungan seperti lingkungan kota yang penuh dengan kekerasan, terdapat geng yang berperilaku tidak baik.
Aksi tawuran pelajar dapat mengakibatkan berbagai macam kerugian seperti luka-luka bagi korban tawuran, merusak lingkungan dari lingkungan yang kondusif menjadi lingkungan yang mencengkap dan membuat para warga sekitar menjadi ketakutan karena takut menjadi korban tawuran, rusaknya bangunan-bangunan, pertokoan, fasilitas umum yang berada di lingkungan sekitar tempat terjadinya tawuran pelajar, pelajar akan terpecah dan tidak dapat bersatu, mental pelajar akan rusak karena sudah mengerti dan terjerumus ke aksi tawuran, dan untuk para korban tawuran mereka akan mengalami trauma, selain itu tawuran antar pelajar hanya akan menciptakan pribadi buruk bagi para pelajar dan lingkungannya akan terganggu.
Menurut Aboedblackeye tawuran pelajar itu tidak seharusnya terjadi, akan lebih baik jika para siswa tersebut berkompetisi bukan dalam bidang adu “otot” tetapi dalam bidang adu “otak”. Karena mereka dididik untuk mengembangkan kemampuan berfikir otak mereka bukan mengembangkan perilaku yang anarkis. Dapat dijadikan contoh tawuran antar pelajar di Bogor yang mengakibatkan kerusakan di tempat kejadian tersebut lalu menyebabkan juga kepanikan bagi para warga sekitar tempat terjadinya tawuran antar pelajar tersebut. Menurutnya perilaku yang tegas dari orang tua murid itu sangat diperlukan, apalagi oleh pihak sekolah sangat perlu tindakan yang tegas dan turut serta pemerintah untuk membantu menertibkan pelajar dengan mengirim satuan petugas “Satgas” untuk menertibkan pelajar.
Masalah pelajar tentang tawuran diatas merupakan malsah serius yang dihadapi oleh negara ini, karena para pelajar suatu saat nanti akan akan memimpin bangsa dan negara ini. Tidak mungkin hanya orang tua sekarang terus menjadi pemimpin bangsa dan pada suatu saat nanti saat bergeser generasi para pelajar akan menggerakan kemana arah bangsa dan negara ini. Memang tidak mudah menggerakan para pelajar untuk selalu menaati aturan dan tidak melakukan aksi tawuran antar pelajar. Semua harus saling membantu atau saling bekerjasama untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar dan akan yakin terhadap generasi pelajar sekarang saat menjadi pemimpin kelak. Oleh karena itu, marilah kita mencegah terjadinya tawuran apalagi di kalangan pelajar untuk menjadikan bangsa dan negara ini lebih baik dan tidak sembarangan serta berintegritas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar